+62 21 2856 5396 partners.id@workspez.com
Select Page

Taat membayar pajak adalah salah satu bentuk kewajiban dan kontribusi kita sebagai warga negara Indonesia, untuk membantu negara dalam hal pembangunan hingga turut membantu dalam mengurangi kesenjangan ekonomi sosial. Bagi setiap warga negara Indonesia yang menjalankan bisnis atau usaha, taat membayar pajak akan meningkatkan kredibilitas dan memperlancar proses bisnis anda. Tetapi untuk yang tidak taat hukum dalam pelaporan SPT pajak, akan ada sanksi untuk anda loh.

Siapa saja sih yang harus membayar pajak?

Membayar pajak kepada negara dilakukan baik secara pribadi mau pun badan usaha. Kriteria wajib pajak semuanya diatur dalam undang-undang yang berlaku di Indonesia.

Apa yang mesti dilakukan untuk membayar pajak?

Dalam proses pembayaran atau pelaporan pajak maka kita akan mengenal yang namanya SPT yaitu Surat Pemberitahuan. SPT ini lah barang penting yang digunakan untuk melaporkan pajak yang harus dibayarkan oleh pribadi mau pun badan usaha.

SPT adalah surat yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.  Laporan ini kemudian disampaikan ke Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jendral Pajak.

Kini, SPT tidak hanya berbentuk formulir kertas (hardcopy) namun juga dapat berupa dokumen elektronik (e-SPT atau e-Filling). Dengan adanya e-SPT tentunya membuat pelaporan pajak menjadi lebih modern dan mudah. Jadi, tentunya hal yang perlu dilakukan untuk melaporkan pajak yaitu mengisi SPT.

Informasi yang dimuat di dalam SPT seputar jumlah pajak terutang serta pelunasan pajak yang telah dilakukan  dalam periode tertentu. Segala informasi yang dituliskan dalam SPT harus benar, lengkap, dan jelas. Dalam pengisian SPT biasanya akan mengacu kepada laporan keuangan bulanan.

Terdapat 2 jenis SPT yang kita kenal mengacu ke dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan yaitu:

  1. SPT Tahunan

SPT Tahunan merupakan laporan pajak yang disampaikan satu tahun sekali (tahunan) baik oleh wajib pajak badan maupun wajib pajak pribadi.

  1. SPT Masa

SPT Masa digunakan untuk melaporkan pajak dalam kurun waktu tertentu (bulanan).

Pentingnya melaporkan SPT pajak untuk mengelakkan sanksi hukum

Selain memberikan dampak positif sebagai warga negara dalam kegiatan pembangunan negara, pentingnya melaporkan SPT Pajak yaitu sarana untuk mengetahui perhitungan pajak yang sebenarnya terutang. Membayar pajak merupakan bentuk kewajiban dan tanggung jawab atas penerimaan bagi setiap Wajib Pajak.

Selain itu, pentingnya melaporkan SPT Pajak bagi sebuah perusahaan setiap tahunnya akan tercipta branding atau citra yang baik terhadap masyarakat luas. Citra baik ini yang akan terus melekat dan meningkatkan rasa percaya yang tinggi terhadap prespektif masyarakat luas terhadap perusahaan tersebut.

Dengan melaporkan SPT pajak dengan baik dan tepat waktu, maka baik untuk pribadi mau pun akan terhindar dari sanksi-sanksi administratif yang menjerat sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sanksi Hukum ketika melanggar pelaporan SPT Pajak  

Kewajiban jika tidak dilaksanakan maka akan mendatangkan sanksi. Itu lah sebagaimana hukum berlaku. Tidak melaporkan SPT Pajak termasuk melakukan pelanggaran sehingga dapat akan ada sanksinya. Berdasarkan ketentuan UU No.28 Tahun 2007, perubahan ketiga atas UU No.6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, sanksi yang berlaku adalah sebagai berikut:

  • Denda Rp 100.000,- bagi wajib pajak perseorangan (PPh 21)
  • Denda Rp 1.000.000,- bagi wajib pajak badan usaha (PPh 22)
  • Sanksi administrasi untuk surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp 500.000,-
  • Denda untuk Surat Pemberitahuan Masa Lainnya sebesar Rp 100.000,-
  • Lebih berat lagi bagi mereka yang secara sengaja tidak melaporkan pajak bahkan mengisi formulir tidak sesuai kenyataan, sanksi yang diberikan maksimal hingga hukuman pidana.

Mengerjakan SPT Pajak bersama Workspez

Mengerjakan SPT pajak bagi sebagian orang bukan lah hal yang mudah, terutama seperti mengerjakan SPT pajak badan. Seperti kisah sebuah perusahaan kontraktor dan perdagangan besi yang ada di Bandung satu ini.

PT Pupilindo Anugerah Mandiri sejak 2019 telah memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Workspez dalam mengelola SPT Pajak mereka. Pelayanan Workspez dalam mengerjakan SPT Pajak benar-benar amanah dan memuaskan sehingga dapat dipercaya tanpa perlu takut terkena sanksi yang malah dapat merugikan bisnis.  Dengan berpartner dengan Workspez, owner bisa lebih fokus berbisnis dan beban terasa berkurang. Ini lah yang menjadikan alasan PT Pupilindo tetap bekerjasama dengan Workspez hingga sekarang.

Supaya tidak dikenakan sanksi karna telat bahkan tidak lapor SPT Tahunan, serta ingin merasakan pengalaman yang sama seperti PT Pupilindo, Laporkan SPT Tahunan pribadi atau bisnis anda melalui layanan Workspez.

Sumber:

https://www.pajak.go.id/id/penyampaian-surat-pemberitahuan-spt-tahunan

https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/06/143100965/9-pertanyaan-yang-sering-ditanyakan-seputar-spt-pajak?page=all

Asadia Diajeng
Asadia Diajeng

Asadia bergabung di Workspez sebagai content writer parttime. Setelah lulus kuliah, Asadia menjadi fulltime content writer Workspez. Kuliah di perhutanan dan senang travel, Asadia memang suka menulis blog terutama di bidang traveling.

Perlu Bantuan? Chat dengan kami
X